Zagora dan M’Hamid

by: Candra Nuswantari Siang hari selepas explore Ait bin Haddou kami bergegas menuju Zagora dengan diantar mobil van yang masih dipiloti Ala. Tiba di Zagora di rembang senja, langit berwarna jingga melatari bangunan-bangunan berwarna terakota. Dari Zagora, kita bisa memilih untuk naik bus pada jam-jam tertentu, atau menyewa minibus agar bisa segera tiba di M’Hamid. Berhitung karena esok paginya kami harus rally menembus Sahara, kami … Continue reading Zagora dan M’Hamid

Maroko: The Route & Itinerary

11-23 Maret 2018 Perjalanan kali ini, bersebelas, dengan niat mau belajar backpackingan pada penjelajah femes yang jarang pulang kampung, Rani Aulia. Sebenarnya kalau mau backpackingan dengan group bersebelas (duabelas sama Rani) jadinya ya ngetrip biasa tapi pakai backpack doang! Hahaha.. Karena hanya punya waktu 2 minggu tapi maunya banyak, rute yang kami tempuh ini agak-agak kelamaan di jalan. Itinerary ini tidak disarankan bagi yang gampang … Continue reading Maroko: The Route & Itinerary

Ouarzazate and Ait ben Haddou

Begini jika Ouarzazate dituliskan dalam huruf Berber: ⵡⴰⵔⵣⴰⵣⴰⵜ Catatan: Bangsa Berber adalah etnis asli daerah Afrika Utara yang menghuni timur Lembah Nil. Mereka menggunakan bahasa Berber, yang merupakan cabang dari bahasa Afro-Asia. Populasi orang Berber sekitar 14-25 juta jiwa yang kebanyakan tinggal di wilayah Maroko, Tunisia, Libya, dan Algeria (Aljazair). Ouarzazate merupakan istilah yang berarti gerbang menuju gurun, dan ibukota provinsi Ouarzazate yang berada di … Continue reading Ouarzazate and Ait ben Haddou

Fes, The Old Medina

Fes adalah kota di bagian timur laut Maroko, berjarak 200 kilometer dari Chefchaouen yang kami tempuh dengan waktu 5 jam. Kota ini juga disebut sebagai pusat kebudayaan Maroko, di mana banyak pusat kebudayaan dan pendidikan, termasuk universitas tertua yaitu Al-Qarawiyyin yang hingga kini masih buka dan menyelenggarakan pendidikan. Souk atau pasar di Fes sangatlah luas, di dalam lorong yang rumit dan sempit. Sehingga kami harus … Continue reading Fes, The Old Medina

Chefchaouen The Blue City

Pesawat Air Asia dari KL mendarat pagi di Casablanca, jam 08:00 tepat tanpa delay. Setelah beres urusan imigrasi, bagasi, kami segera mencari penukaran uang cash (untuk yang membawa bekal dollar dan Euro) dan ATM. Nilai tukar cash di bandara lebih rendah daripada di penukaran uang di kota. Untuk gampangnya 1 Dirham Maroko = RP 1,500,- Setelah memegang Dirham kami mencari counter SIM card yang membagikan … Continue reading Chefchaouen The Blue City

Manipulasi Fotografi?

Percayalah, bahwa kadang-kadang postingan yang tampil di timeline itu tak seindah gambaran kita.. Foto-foto yang tampil indah menawan, kadang aslinya didapatkan dengan perjuangan yang tak mudah. Tak semua destinasi seindah foto di Pinterest atau brosur wisata. Tidak semua bayangan kita menjadi nyata. Seperti foto Pantai Oia, Santorini, Yunani berikut. Bayangan saya, Santorini bisa dinikmati saat sunset dengan santai minum teh di teras-teras kafe yang menghadap … Continue reading Manipulasi Fotografi?

The Holy City Qom, Iran

Qom terletak 125 kilometer di selatan Tehran. Jika ditempuh dengan perjalanan darat dengan mobil van yang disopiri Jaffar, teman kami yang menyetir sambil bikin kopi, bisa ditempuh dalam waktu 3 jam. Iya, Bro Jaffar nyetir sambil pegang gelas beling di tangan kiri, nuang air dari termos di tangan kanan, lalu aduk-aduk, serupuuut.. Setirnya di mana? Di siku! Hahaha.. Qom adalah pusat keagamaan dan kota suci … Continue reading The Holy City Qom, Iran

Pintu Gerbang Iran, Tehran City

Banyak yang membayangkan Tehran adalah kota yang jauh dari modern, akibat embargo Amerika Serikat yang telah berjalan bertahun-tahun. Namun ternyata, kesan pertama pun telah membuyarkan semua bayangan itu. Bandar udaranya tak kalah keren dengan bandar udara negara-negara lain, bangunan luas dan megah dengan struktur besi dan dinding kaca. Pemegang paspor Indonesia bisa mengajukan Visa on Arrival di airport begitu turun dari pesawat. Untuk lebih jelas … Continue reading Pintu Gerbang Iran, Tehran City

Why Iran?

Iya, kenapa piknik kok milih Iran? Kenapa nggak ke Beijing lihat Great Wall, atau ke Sydney lihat Opera House? Atau ke United States lihat Wall of Fame, Disneyland, Vegas, NY, DC? Kenapa nggak ke Dubai lihat kecanggihan arsitektur masa kini? Well, tentu saja saya ingin melihat tempat-tempat yang saya tulis di atas itu. Tapi bukan dalam daftar prioritas. Tiap orang memiliki kesukaan dan bucket list … Continue reading Why Iran?

India: Jodhpur The Blue City

Dari Udaipur ke Jodhpur yang berjarak 250 kilometer sungguh perjalanan yang tak terlupakan. Kami berangkat saat masih siang, melalui banyak padang terbuka dengan jalanan sepi. Sesekali ada serombongan sapi melintas, dan mobil harus berhenti menunggu. Sesekali kami melihat serombongan onta, gajah, kambing, juga serombongan bebek dengan gembala yang masih mengenakan tutup kepala merah, khas Rajasthan. Tiba di Jodhpur hari telah malam, namun kami terperangah dengan … Continue reading India: Jodhpur The Blue City