KHASIAT DAUN UNGU UNTUK MENGOBATI WASIR

Ibu-ibu yang pernah hamil tentu pernah merasakan sembelit luar biasa saat kehamilan di atas 7 bulan. Hal ini disebabkan karena membesarnya rahim, ikut menekan jalur pembuangan. Seringkali, karena malas mengkonsumsi buah dan sayur berserat, keadaan sembelit ini berlarut-larut hingga kadang menyebabkan wasir. Ada yang setelah melahirkan wasir-nya sembuh begitu saja. Namun ada juga yang wasir-nya berlanjut, dan makin parah di kehamilan berikutnya. Wasir, atau Ambeien adalah pembengkakan yang terjadi di dubur.

Image result for daun wungu
foto diambil dari internet

Konon, selain karena kehamilan, penyebab wasir ini juga dipengaruhi pola makan dan pola hidup. Tidak mengkonsumsi serat yang cukup bisa mengakibatkan kotoran menjadi keras, sehingga kita harus mengejan kuat-kuat untuk menekannya keluar. Juga orang-orang yang kurang olahraga, dan aktivitas kesehariannya diisi dengan duduk saja, seperti supir, drafter, kasir dan lain-lain, seringkali terkena wasir. Entahlah, mungkin karena tekanan terus menerus pada bagian dubur?

Wasir ada yang hanya keluar dari dubur saat kambuh saja, nanti bisa masuk lagi dengan mudah. Namun jika makin parah, ada juga wasir yang tidak bisa masuk lagi tanpa ditekan. Yang paling parah, jika wasir sudah permanen berada di luar anus, sehingga mengganggu aktivitas secara permanen. Duduk sakit, berdiri kejepit, jalan tergesek, jungkir balik apalagi! Pokoknya nggak enak, deh!

Wasir sering ditandai dengan gejala gatal pada bagian dubur, rasa mengganjal pada bagian dubur, ada bagian menonjol yang teraba, juga keluarnya darah segar saat buang air besar. Karena letaknya yang di tempat pribadi, seringkali kita enggan berobat ke dokter. Males kan, membayangkan ke dokter lalu kita harus nungging? Hahahaha

Namun penyakit wasir harus segera diobati agar tak menjadi parah. Jika sudah sangat parah, pengobatannya lebih serem, tak bisa lagi hanya dengan obat telan atau salep. Ada yang jaringan wasirnya harus diikat sampai kering dan putus, ada yang melalui operasi. Ah, jangan sampai deh! Mendengar ceritanya saja sudah ngeri.

Adalah namanya Daun Ungu, atau juga dikenal dengan Demung, Tulak, Handeuleum dalam bahasa Sunda, Karotong dalam bahasa Madura, Temen dalam bahasa Bali, Kadi-Kadi atau Kobi-Kobi dalam bahasa Ternate, Daun Putri dalam bahasa Ambon, adalah tumbuhan obat dari Papua Nugini yang menyebar ke Indonesia. (sumber: Wikipedia)

Daun Ungu ini berkasiat untuk mengobati penyakit wasir atau ambeien. Resepnya pasti akan berbeda dari bermacam sumber, namun intinya tetaplah sama. Daun direbus dengan air hingga susut menjadi setengahnya, lalu airnya diminum.

Yang telah saya praktekkan, 7-8 lembar daun direbus dengan 2 gelas air hingga menyusut menjadi segelas. Pagi hari minum segelas, lalu bikin segelas lagi untuk diminum sore. Dalam 5-7 hari benjolan kecil yang mengganggu di dubur pun kempis!  Tetap lanjutkan meminum rebusan Daun Ungu untuk beberapa hari sampai yakin tidak ada lagi tonjolan atau rasa mengganjal di dubur.

Beberapa artikel menyebutkan, setelah diteliti, ternyata Daun Ungu memiliki kandungan Alkaloid yang bisa menekan peradangan (anti inflamasi) dan pereda nyeri (analgesik). Ternyata obat-obatan yang sering kita jumpai dalam bentuk pil tersedia di sekitar kita dalam bentuk alami.

Semoga info ini berguna bagi ibu-ibu yang punya hidden-wasir alias wasir yang disembunyikan karena malu. Hahaha