Jaipur adalah ibukota negara bagian Rajasthan. Terletak 240 km di sebelah barat Agra, atau 260 kilometer di Barat Daya kota Delhi. Jaipur bisa ditempuh dengan kereta api selama ± 5 jam perjalanan dari Delhi atau Agra.

Yang terkenal dari kota yang juga disebut Pink City ini adalah istana di tepi jalan dengan 953 jendela yang disebut Hawa Mahal. Bangunan lima lantai yang terbuat dari bata berwana merah muda itu dibangun pada tahun 1799 oleh Maharaja Sawai Pratap Singh, dan didesain oleh lal Chand Ustad.

Bangunan itu dimaksudkan agar para wanita penghuni istana masih bisa menikmati semilir angin, suasana kota, dan perayaan di jalan tanpa wajah mereka terlihat dari luar.

Datang ke lokasi pagi-pagi, agar bisa berfoto dengan latar Hawa Mahal tanpa banyak turis lalu lalang. Juga agar cahaya matahari belum terlalu harsh (kuat).

Selain Hawa Mahal, di kota ini juga ada:

  • Amber Fort (Amer Fort)
  • Jal Mahal (istana di tengah danau), yang bisa dilihat dari tepi jalan
  • City Palace, kami tak masuk karena tiketnya lumayan mahal
  • Jantar Mantar, taman astronomi yang dilengkapi dengan film pendek tentang tata surya dan jam matahari berukuran besar.
  • Jaigarh Fort
  • Nahargarh Fort yang berada di atas bukit. Jika ingin masuk sebaiknya menyewa kendaraan jeep yang berjejer di parkiran menawarkan sewa. Karena waktu terbatas, kami hanya menikmati Nahargarh Fort dari kejauhan.
  • Alber Hall Museum yang dibangun untuk memperingati kunjungan Pangeran Albert Edward tahun 1876.

Sebenarnya, mula-mula saya ingin ke Rajasthan adalah untuk mengunjungi sumur tua Chand Baori. Namun karena letaknya 90 kilometer (2 jam) ke arah timur, sedangkan tujuan kami berikutnya adalah Udaipur kea rah selatan, maka skiiiip meski sakiiiit.