Black Hole Memory

Aku menyebutnya black hole memory.

Apa itu black hole memory?

Semacam kenangan buruk (sangat sangat buruk) yang melekat kuat di kepalamu, hingga sangat sulit bagimu bahkan hanya untuk sekedar mengurangi efeknya ketika teringat kembali. Sehingga kenangan itu akan menyedot dengan tiba-tiba dan secara luar biasa segala hal keriaan yang sedang kamu rasakan. Kemudian kamu menjadi merasa kosong dalam sekejap saja.

Does it hurt?

It’s not hurt. Tapi hanya terasa aneh dan membuatmu merasa hampa. Lalu kemudian kamu mungkin akan merasa segala sesuatunya tak bermakna.

Does it dangerous?

Yes. According to some articles, kepedihan yang terlalu mendalam dan melekat kuat bisa menjadi penyebab dementia bahkan berakhir pada alzheimer.

Teorinya, bagaimana penyembuhannya?

Konon katanya sih, caranya adalah dengan melepaskannya, let it go. Beberapa orang berusaha mengatasi masalah dengan menutupinya, tidak membicarakannya dan bersikap seolah tidak pernah terjadi apa-apa. Menurut tulisan para ahli konflik (ya iyalah, masa ahli listrik) cara ini kurang tepat untuk jangka panjangnya. Seperti menutup infeksi dengan sealtape, tiba-tiba tak terlihat namun infeksinya terus meradang dan bahkan mungkin menjalar.
Cara yang katanya tepat adalah dengan membicarakannya, mengakui dan tidak mengingkari bahwa masalah itu pernah terjadi, meminta maaf dan evaluasi lalu berusaha untuk tidak mengulangi.

blackhole_1
wired.co.uk

Apa tanda orang yang menyimpan black hole memory?

Bila kau menemukan orang yang dalam sekian detik berubah dari biasa saja atau sedang gembira, lalu sontak murung dengan mata nanar. Bila kau temukan orang yang tidak sedang nonton drama Korea lalu matanya tiba-tiba berair. Bila kau temukan orang yang ketika kamu bicara dia malah menatap tembus seolah ada sesuatu di belakangmu.

Atau..kalau ada orang yang nyanyi teriak-teriak di dalam mobil sendirian. Ehh itu sih bukan black hole memory! Itu aku kalau lagi bete macet di jalan

Serius banget bacanya. Hahahaha
Emang kamu punya black hole memory?